Gairah Pesulap Jogja

Jam menunjukkan pukul 5.30 pagi dan langit sudah mulai terang ketika saya, Pak Didi, dan ayah pak Didi bergerak meninggalkan Surabaya.

Jalan pagi itu cukup sepi mengingat hari ini adalah hari Minggu.

Kami bertiga bergerak menuju Solo dan Jogja dengan tujuan bersilaturahmi dengan rekan2 sesama pesulap di daerah2 tersebut.

Sepanjang perjalanan, Saya dan Pak Didi banyak bertukar pikiran mengenai sulap dan beberapa prinsip sulap yang memang pak Didi akan lecture-kan di jogja.

Pukul 10 pagi, kami stop sebentar di daerah Jombang untuk menikmati makan siang. Dan, akhirnya skitar pukul 11, kami tiba di Solo. Acara kami di Solo cukup singkat. Kami hanya mampir di Star Magic counter di grand mall di Solo. Dan kebetulan Leo sang pemilik tempat tersebut tidak berada di tempat.

Sekitar pukul 1 siang, kami melanjutkan perjalanan langsung ke Jogja yang berjarak kurang lebih 1.5 jam perjalanan.
Perjalanan ke Jogja cukup ramai, namun tidak sampai menyebabkan kemacetan
kita pukul setengah 3, kami tiba di Jogja dan langsung di sambut oleh salah satu pesulap Jogja bernama Radius.

dscn1415Radius adalah salah satu member dari D’Miracle community yang hari itu memang mengadakan meeting bulanan dimana kami juga diundang hadir ke dalam gathering tersebut.

Setelah selesai mengurus hotel dan beristirahat sejenak, kami beserta Radius pergi ke Galeria mall. Gathering tersebut dilaksanakan di sebuah food court bernama Subha food court, malah hari itu ada sekitar 7-8 performer yang menampilkan beberapa routine. Routine mental, dlite routine, comedy routine, dsb.

Di acara gathering ini juga hadir Edo Shadow dan Adjie Silarus sebagai perwakilan dari Numagic management

Setelah acara performance selesai dilanjutkan dengan evaluasi dan free time. kami juga menikmati makan malam di tempat tersebut selama acara berlangsung.

Setelah acara selesai, kami memutuskan kembali ke hotel. tak lama kami langsung terlelap tidur karena perjalanan yang melelahkan.

Keesokan harinya, kami berputar kota Jogja dah mengunjungi salah satu counter sulap yang ada di sana. kami meluangkan beberapa waktu di sana sampai akhirnya kami kembali ke hotel untuk beristirahat. Karena malam nanti saya dan pak Didi akan membagikan sebagian pengetahuan kami di dalam dunia sulap.

Pak Didi lebih banyak memberika lecture daripada saya. Inti dari lecture pak Didi adalah bagaimana prinsip sulap itu sendiri bukan tricknya. Trick hanya pengembangan dari prinsip sulap. Prinsip sulap adalah sumber pengetahuan yang akan membuka jalan kepada bermacam-macam trick. Acara malam itu juga ditambah dengan forum tanya jawab yang diharapkan banyak membantu pesulap-pesulap muda tersebut.

Pak Didi juga memberikan pujian kepada komunitas sulap Jogja yang bersedia dikritik dan berubah menuju kemajuan.

Selesai acara tersebut kami beristirahat di hotel dan membereskan sebagian barang kami karena besok pagi,kami sudah harus kembali ke surabaya
pukul 9 esok paginya, kami sudah berada di jalan untuk kembali ke surabaya. seperti biasa, kembali pembicaraan tentang sulap tentu menjadi pembicaraan utama sepanjang perjalanan.

Sekitar pukul 5 sore kami sudah tiba kembali di surabaya home sweet home!!!
Viva sulap Indonesia,

Andre Limatara

Advertisements

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s