Inspirasi-Mu?

Satu anak panah mudah dipatahkan, tetapi tidak demikian dengan sepuluh anak panah yang disatukan. (Peribahasa Jepang)

Salah satu kewajiban kita, sebagai insan sulap ialah berkarya dan menyumbangkan gagasan atau ide. Apa yang harus saya ataupun anda sumbangkan kepada komunitas kita.

idea Saya akan coba curahkan percikan ide yang mungkin bisa digunakan sebagai peranti untuk mem”booster” semangat para pesulap Surabaya. Dan tidak menutup kemungkinan, anda juga bisa menambah ataupun menyangkalnya. Asal, sesuai aturan dan norma kesadaran sebagai seniman.

Fondasi ide-ide itu, antara lain:

1. Atas nama klub (bukan nama pribadi) melakukan kunjungan rutin ke panti sosial, jompo, dan anak-anak gelandangan. Kita suguhkan show dan pelatihan sulap. *sudah pernah dilakukan*

2. Membuat pagelaran sosial di area terjangkit musibah, memberikan hiburan kepada mereka yang telah menderita batin dan jasmani.

3. Arisan anggota

4. Mengadakan lomba sulap dengan sistem piala bergilir.

5. Mencatat semua trik yang pernah dibongkar dalam gathering sulap (meeting) kemudian dikumpulkan dalam satu file dan dibukukan, dijual ke penerbit. Royalti disimpan dalam kas anggota.

6. Memberikan tugas solidiritas kepada anggota untuk menarik/mengajak hobbiest sulap lain yang belum bergabung dengan kita.

7. Silahkan anda lanjutkan sendiri.. Kerena ide di atas sebatas fondasi, mari kita bangun sama-sama.

PS: TIDAK DILARANG Bagi anda yang bukan anggota pun bisa menambahkan ide-ide yang lain.

Advertisements

Aktualisasi Diri! (Di forum baru)

Bukan apa yang kamu harapkan dari CLUB tapi apa yang bisa kamu perbuat untuk CLUB  – SUCAHYO (Spirit Show Magician)

Quote menarik untuk membuka awal tulisan ini. Kandungannya harfiahnya ialah apa yang harus saya lakukan jika sudah menjadi bagian club? apa yang harus saya sumbangkan kepada dunia seni sulap serta untuk bisa menambah letupan-letupan kecil guna memajukan club anda? Temukan jawabannya di bawah ini:

Buanglah ke-EGOIS-an ANDA!

Jika anda sudah mempunyai paradigma seperti itu, tidak menutup kemungkinan egoisitas, keangkuhan, dan mengesampingkan prinsip win-win solution akan meleleh dari dalam diri anda. sehingga berlanjut pada aktualisasi diri; apa yang bisa saya sumbangkan untuk clubku (IBM 321)?

Mari Berkorban untuk Sesama

Langkah kecil untuk bisa anda perbuat semisal, mencari topik (seputar) untuk didiskusikan di depan anggota maupun pengurus. Mencari tip-tip sederhana yang pantas di sharing ke semua anggota dan non-anggota.

Korbankan waktu dan usaha untuk seni sejati anda; sulap!

Saling Membantu

Dalam club, kita dituntut untuk dapat saling membantu, mengayomi, menuntut satu dengan yang lain. Jangan membiarkan persaudaraan sesama pesulap ini menjadi terpencar oleh adanya egoisitas dan keinginan untuk lebih menonjolkan diri.

Berani bertindak

Bertindak positif untuk memajukan fondasi  clubs. Seperti apa yang dilakukan oleh salah satu member kita bulan lalu, Pak Bin, dengan tekat dan ketegasan penuh beliau mengundang photographer kemudian di proses cetak  sebagai snapshoot pribadi anda dalam member card IBM 321. Pak Didi pada kunjungan sulapnya ke Jogja dan sekitarnya. Pak Cahyo yang menjaga keutuhan club IBM 321. Sekarang waktunya anda juga bertindak.

Ekspresikan diri anda

Dalam blog ini saya telah membuat sebuah link pada sebuah situs, yang mana di dalam situs tersebut sudah tersedia bermacam-macam fitur menarik yang dapat ada jadikan media berinteraksi dan berkomunikasi secara fleksible alias bebas. Nama fitur yang sudah saya buat tidak jauh berbeda dengan blog ini yaitu www.komsensus.ning.com.

Mengapa saya buat situs itu (www.komunitas.ning.com)?

Pertama, apresiasi saya kepada dunia seni sulap. Hutang saya kepada seni sulap yang belum terbayar. Seni sulaplah yang membuat saya dapat belajar pada hakikat kehidupan, menafkahi saya (sejak SMP hingga gelar  S1 saya, S.Pd)  dan kini, mencukupi keluarga saya.

Kedua, kepada rekan-rekan sesama pesulap, terutama kepada pesulap senior(guru) saya: Sucahyo, Widodo,  Tanadi Santoso, dan Mustafa, yang membimbing dan mengajari saya berkarya hingga saat ini. Saya tak’kan melupakan jasa beliau sampai kapan pun. *mungkin dengan blog ini lah saya bisa menyicil terima kasih itu*

Terakhir, saya berkeinginan kuat pada (komunitas pesulap) dapat selalu berpegangan erat satu dengan yang lain setiap waktu, tidak hanya setiap bulan pada Minggu ke-tiga, setiap hari Rabu-nya saja, tapi setiap saat, m elalui jendela blog ini www.komsensus.wordpress.com maupun di  www.komsensus.ning.com Agar kita bisa saling berbagi (sharing) secara positif, berekspresi lewat media: blog,buku, komentar, dan lainnya. yaitu salah satu cara dengan terhubung oleh dunia maya dalam situs berikut.

Caranya?

Fitur baru untuk berdikusi via forum maupun komentar.

Pertama, ketikan url dengan tulisan http://komsensus.ning.com

2. Isi form pendaftaran dengan mengisikan email, nama, dan sebagainya. Untuk apa emailnya?clip_image001 Yaitu untuk menjamin jika sewaktu-waktu anda kehilangan password dari otak anda! *catat*

3. Klik sign Up

4. Upload (tarik) foto dari komputer, flashdisc, harddisc anda pada situs ini untuk menjadi avatar anda. Pembaca ingin melihat wajah asli anda. (bukan untuk fantasi se****al loh..)

clip_image0025. Selesai. Sekarang Anda bebas! bisa kirim pesan, buat blog sendiri  untuk curhat, kasih komentar, pasang foto sendiri  (jangan yang pic.bugil, kecuali cewek, oke)

Salam Hormat

Jerry Gogapasha S.Pd

Perang Sulap Vs Ekspansi Sulap

Duel yang terjadi di acara RCTI The Master menghangatkan nuansa sulap kita kembali. Maklum dalam beberapa bulan ini, semenjak Sang Illusionist Indonesia menikah, gonjang-ganjing sulap di pertelevisian melembek. Paling santer, aksi pesulap bertopeng yang di running berulang-ulang, sepertinya tidak puas dengan menguak mata pencarian rahasia pesulap.

Kembali ke The Master, dengan durasi tayang 4 jam (perhitungan dari insan sulap kita, Hartono) termasuk jeda iklan, benar-benar telah menabur genderang! Bahwa gelegar sulap sudah mulai bernafas kembali. Tapi sayang, acara tersebut sedikit melukai para pencinta Puzzle rubik Blindfold (tutup mata, baca www.virkill.com dalam tutorialnya).

Dilain sisi, ada yang berpendapat, bahwa, genderang yang ditabuh Deddy, juga menggaungkan nama komunitas, terutama komunitas pencinta rubik (yang terkesan baru, sulit,  dan sedikit yang mendalami talen ini). Dengan adanya acara The Master, para cubers -nama lain dari pencinta rubik- mulai terketuk untuk lebih intens bersharing ria dengan sesama cubers. Baca pada (www.rubikku.ning.com)  untuk melihat dialog-dialog mereka dalam forumnya.

Ekspansi Sulap

Jauh-jauh sebelum penayangan acara duel-duelan sulap di RCTI. Komunitas kita, IBM ring 321 telah menyatakan akan berekspansi dalam misi perdamaian dunia, berkelana ke beberapa kota (Solo, Jogja, Semarang) untuk membawa misi sulap sejati. Layaknya duta besar negara yang berinisiatif menjabat tangan serta memeluk pesulap luar kota; pesulap-pesulap undergroud juga menjadi agenda mereka. Penggegas misi ini adalah bapak Paulus S. Sentana (Presiden IBM 321).

didi close up copyDapat di ambil kesimpulan bahwa komunitas Surabaya dalam mengemban seni, terutama seni sulap yang tidak bisa dinilai mungil, tapi dedikasi akan seni ini berada dalam prioritas utama beliau.

Harap saya, penulis, kepada pesulap, cubers, ventriloquists, mentalists, illusionists, yang berada di kota-kota target kunjungan beliau, silahkan memberikan sambutan hangat dengan mengatasnamakan seni sejati. Minimal, via sms sebagai apresiasi, ke nomor GSM; 081330352060. Jika waktu mengizinkan, beliau akan mengunjungi tempat anda berada.

Salam,

Jerry Gogapasha (gogapasha.wordpress.com)

The Master menuai Kritik dari Cubers

Tentang kompetisi Rubik’s cube
Dalam dunia Rubik’s cube dan twisty puzzle, ada beberapa kategori yang disebut sebagai ‘event’. Yakni adu cepat (menyelesaikan dalam waktu tercepat) untuk puzle berukuran 2x2x2,3x3x3,4x4x4, dan 5x5x5 selain itu ada One Handed (menyelesaikan rubik dengan satu tangan), dan Blindfolded (menyelesaikan dengan mata tertutup) serta Multi Blindfolded (Menyelesaikan lebih dari satu rubik dengan mata tertutup). Masing masing memiliki peraturan resmi yang diatur oleh World Cube Association.

Kalau bisa dibilang Penipuan maka ini adalah Penipuan. Lihat bagaimana Host dan Dedy menyatakan bahwa pertandingannya dengan Abel menggunakan aturan berstandar Internsional. Ini penyesatan fakta ke Publik. Mari Kita lihat seperti apa peraturan internasional yang dia langgar. Ada banyak namun disini kita bagi dalam 3 kategori:

Baca selengkapnya

Update Meeting 18/02/09 (Rabu)

SMS Dari pak Paulus, “Jerry untk lecture pd meeting ibm feb adalah MENGEMBANGKAN ANALISA TRIK SULAP, tks.”

Aku jawab, “Loh pak sudah aku posting brosur elektroniknya di blog, kemarin?!”

“Iya gpp ditambahkan aja, juga NON MEMBER YG BERMINAT SILAHKAN LANGSUNG DATANG BAYAR 75RB, tks” reply dari Paulus s. Sentana (Vice Presiden IBM ring 321)

Percapan via handphone tadi saya terima siang hari ini. Dan saya harap tidak terlambat untuk dibaca oleh para blogger yang memiliki hasrat sulap dan nafsu ingin belajar.

Komunitas ini, sekali lagi, jika ingin datang, tidak mengharuskan Anda BISA sulap, show sulap beratus-ratus kali dipanggung, memiliki buku sulap lengkap dengan alat sulap mutakhir, TIDAK!!! cukup bawa minat dan keinginan bergabung dengan komunitas sulap kami. Itu saja.

Bagi pembaca yang telah membaca konten ini, alangkah senang kami jika turut menyebarkan ke blogger-blogger yang lain. Kami sangat berterima kasih.

Sekilas Sejarah Sulap

Setiap momen yang hebat menawan dalam sejarah dunia adalah kemenangan dari antusiasme (Ralph Waldo Emerson)

Pesulap masih termasuk dalam “habitat” seniman. Mengimplementasikan unsur seni dalam setiap aksinya. Seni berbicara, panggung, gerak, mimik, serta seni mempengaruhi orang lain (teknik misdirection direction).

handart1handart2

handart6 handart7 Seni secara harafiah melib atkan unsur rasa,  inspirasi, imajinasi, fell, dll. Ihwal yang bertautan erat dengan rasa atau perasaan terhadap “sesuatu”. Sesuatu dapat diartikan dalam: bentuk,yang mengilhami pada perupa dan pemahat; suara pada vokalis; gerak pada penari.

Dalam seni sulap, kita seyogianya mengombinasikan semua unsur-unsur seni di atas (“sesuatu”) kemudian membungkusnya rapi dengan apa yang dinamakan “tipuan cantik.” Tipuan yang benar-benar memperdayakan manusia, menariknya masuk dalam dimensi fantasi dan mimpi mereka.

Seperi yang kita tahu bahwa fantasi manusialah yang membuat seni sulap itu bernafas; ingin terbang,  pada aksi ilusionis David Cooperfield yang mencengangkan kita; manusia ingin berjalan di atas air, Chris Angels mewujudkannya dalam aksinya horornya, yang juga pernah diperagakan oleh Deddy Coorbuzier di salah satu stasiun TV nasional. Mendatang arwah, Sucahyo berhasil menundang “arwah” dengan spirit shownya.

Nah, pembaca yang budiman. Seperti yang kita bahas bahwa imajinasi, fantasi, dan mimpi tersebut terjadi jika ada proses berpikir. Sedangkan manusia sudah dapat berpikir sejak ribuan bahkan mungkin jutaan tahun yang lalu. Dan pada masa-masa itu manusia telah bermain-main dengan imajinasi, fantasi, kilatan mimpi. Seperti yang kita lihat pada peninggalan bekas riual-ritual berhala mereka; saya menyebutnya tipuan kotor. Jaman purbakala, jaman Yunani dan Roma kuno, dukun-dukun mempergunakan sulap untuk menciptakan efek-efek khusus, dalam upacara-upacara kepercayaan mereka. Misalnya: pintu yang terbuka sendiri, nyala api yang tiba-tiba muncul, air yang keluar dari bejana kosong dll.

720px-Hieronymus_Bosch_051Kemudian sejak ditemukan tipuan-tipuan bersih, tipuan yang teramu dengan unsur-unsur seni, maka sulap berevolusi ke jaman tipuan sebagai sihir. Dan telah tertulis dalam gulungan kulit, bahwa di Mesir, sekitar 2600 BC (before Christ lahir) ada seorang pesulap bernama Dedi, telah melakukan pertunjukan di depan raja Cheops.

Sedangkan di waktu dan tempat yang lain, pada abad permulaan, seorang Romawi bernama Senecca menulis tentang pesulap yang bermain Cups and Balls, sulap klasik yang tidak hengkang oleh waktu.

Masa-masa Terburuk bagi  Pesulap

Eropa, pada abad pertengahan, sulap di salah persepsikan sebagai ilmu sihir tipuan-tipuan kotor sehingga banyak pesulap yang dipancung kepalanya. Pada tahun 1584, Reginald Scot, seorang Inggris menulis buku “The Discoverie of Witchcraft” yang menjelaskan tentang sleight of hand  dan tipuan-tipuan (tricks) serta metode-metode yang pernah digunakan dalam pertunjukkan sulap waktu itu, dimana tulisan-tulisannya membongkar paradigma bahwa sulap bukanlah sebuah ritual pemujaan, mengundang kuasa-kuasa gelap, ataupun setan-iblis.

(bersambung)