Bersahabat dengan Demam Panggung

“Jangan membenci demam panggung tapi jadikan dia sirine mental anda”

Demam panggung adalah gejala alami bagi artis yang pernah atau sering naik ke atas panggung. Ingat, waktu anda duduk dibangku SD, pun anda pernah merasakan kehadirannya, saat dimana sang guru menunjuk anda untuk membaca puisi atau berpidato. Pada saat itulah dia berkenalan dengan anda.

Deman Panggung akan hidup ketika anda dalam keadaan waspada, otak mengirim signal persiapan preventif jikalau ada dan akan terjadi kesalahan.

Namum, Demam panggung adalah alat untuk mencapai sukses show anda pula. Contohnya: Saya selalu berpikir 2-3x depan jika ada sesuatu yang mungkin akan terjadi dan membahayakan; diri sendiri, orang lain, teknis maupun nonteknis.

Diri Sendiri, misalnya; apakah pakaian saya tidak menggangu saya pada saat saya meloading gimmick dari balik Jas saya? Apakah sepatu saya tidak membuat saya terselip di atas panggung kemudian membuat saya terjatuh.

Apakah music saya akan berjalan dengan semestinya? Microphone sudah sesuai dengan warna suara saya?

Apakah make up saya sudah natural, atau sebaliknya terlalu mecolok, ataupun sangat mengganggu di benak penonton?

Apakah lighting panggung mendukung saya atau malah sebaliknya?

Pastikan semua berjalan sesuai dengan harapan anda.

Orang lain
Apakah efek sulap saya tidak membahayakan penonton, assistant sulap, dll. Contoh nyata; Di Jakarta pernah terjadi insiden, acara sulap yang pada pucak acara menghilangkan nyawa salah satu crew-nya. Korban meninggal karena terpanggang api dan nyawanya melayang pada saat perjalanan ke RS. Tragedi seperti ini tidak akan terjadi jika kita mau berusaha meneliti hal-hal saja kah yang mungkin mengundang si Tragedi itu hadir.

Teknis
Insiden di atas juga bisa masuk dalam cluster ini, teknis. Setelah diselidiki, penyebab peristiwa tersebut adalah masalah teknis. Botol/wadah untuk menyalahkan api bukan dari Minyak Tanah, tapi dari bensin, premium. Sontak, kejadian tersebut tidak bisa dielakan.

Nonteknis
Crew yang standby dalam box (kotak) benar-benar tidak tahu bahwa bahan bakar yang akan membakar kotaknya adalah bensin. Kecelakaan yang menimpah crew tersebut bukan kesalahan teknis korban, tapi kekurang pahaman dan tanpa pengawasan yang detail oleh magician atau teknisi milik magiciannya. Hasilnya, bau kulit terbakar menusuk hidung.

Nah, Demam Panggung adalah positif. Dorong alam bawah sadar yang membuat anda menghidupkan signal-signal pertahanan dan menjadikan anda tetap siaga.

Demam panggung harus ada hidupkan sebelum naik ke atas pentas, setelah di atas panggung kurangi intensitasnya, dengan cara pertahankan tatap mata kepada penonton anda dan tebarkan senyum perdamaian dengan mereka.

Semoga info ini berguna pada diri anda yang sebelumya membenci demam panggung dan akhirnya memanggil demam panggung dan menjadi partner sejati anda.

Salam hangat,
Jerry Gogapasha

Advertisements

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s