Mengukir Nama

Dapatkah anda mencoba memaksa diri anda sedikit lebih maju.

Deddy corbuzier pernah berkata “jika saja pesulap indonesia mau sedikit bekerja keras, maka dia akan (pasti) menonjol di Asia”

Ketika mendengar pernyataan ini, saya jadi tersentuh. Karena saya adalah salah orang yg tidak bisa mengharumkan nama pesulap surabaya di asia (beruntung ada suhu Cahyo). Mungkin, karena saya adalah “pelacur” / mistery worker, jadi niat menumbuk prestasi tidaklah pernah terfokus.

Olehkarena itu, harapan saya, kepada muda-mudi surabaya, lecut diri kalian untuk bisa mengepakan sayap prestasimu dan mengharumkan identitas mistery worker sampai ke luar Indonesia. Caranya, ikutlah lecture bervaluabele (darko), displin berlatih, dan menyerap teknik2 baru sebagai modal kretifitas kalian.

Tidakkah kalian bangga jika anak cucu kalian kagum dengan catatan sejarah yg ada sisakan?

Semoga tulisan ini merangsang anda untuk menjadi pemikir, seniman “sihir” yg bisa mencuat di Asia bahkan di manca negara.

Salam….

Advertisements

Instrospeksi Diri bag II |Metamorfosis|

“Yang membuat pesulap maju bukan akalnya, melainkan hatinya”

Jika anda mengalami staknasi, jenuh, tidak ada ide, udara pikiraan kosong; ‘mau dibawa kemana sulapku ini?’ atau ‘apakah aku hanya sampai disini?’ TIDAK! Kenyataan yang tepat adalah anda mengalami [metamorfosis]

Jiwa dan hati anda sedang bertapa untuk berevolusi menjadi makhluk yg indah, ya, menjadi pesulap baru. Bukan lagi siapa anda sebenarnya, tapi AKUlah sekarang. Ya, Karakter baru anda. Anda telah bertransisi.

Phase transisi membutuhkan pengorbanan, tapi ingatlah, Hidup memerlukan pengorbananan. Pengorbanan memerlukan perjuangan. Perjuangan memerlukan ketabahan. Ketabahan memerlukan keyakinan. Keyakinan pula menentukan kejayaan. Kejayaan pula akan menentukan kebahagiaan. Dan fase perubahan ini memang menyakitkan. Saya mengalaminya.

Semasa saya bertrasisi, 7 tahun lalu, saya hampir seperti petapa sejati, hari-hariku ku isi dengan mempelajari literatur sulap, bertanya sana kemari, research A ke Z, buku setebal rokok sampai setebal trotoar telah aku lahap pagi dan malam. Oh! Benar-benar menyakitkan. Tapi dijaman anda, sepertinya fase ini hampir tidak perlu lagi. Karena lahirlah pesulap – pesulap yang mau berbagi dan memandu anda melewati fase ini. Contoh kongkrit; Lecture Master Denny Darko. Panduan beliau adalah sebuah tawaran yang baik untuk anda terima. Setidaknya, ini adalah keputusan untuk mengurangi sakitnya dari duri dalam pergumulan sesi metamorfosis kalian. Ingatlah pepatah:

“Sukses seringkali datang pada mereka yang berani bertindak, dan jarang menghampiri penakut yang tidak berani mengambil konsekuensi”. ( Jawaharlal Nehru )

Pesan saya untuk mengakhir artikel ini yang saya petik dari novel kesayangan saya, 
 Rumah Kaca, Pramoedya Ananta Toer“Kita semua harus menerima kenyataan, tapi menerima kenyataan saja adlh pekerjaan manusia yang tak mampu lagi berkembang, karena manusia juga bisa membuat kenyataan-kenyataan baru. Kalau tak ada orang mau membikin kenyataan-kenyataan baru, maka kemajuan sebagai kata dan makna sepatutnya dihapuskan dari kamus umat manusia.”

No hurt is no heart is no feeling
Sent from WSberry. Signal kuat harga kawat.

Kebakar Api Sulap

Ketika kita terpanggil pertama kali jadi magician, itulah titik tolah kapasitas “semangat 45” kita benar-benar membara, siapapun yg mendekat akan melepu jadinya. Belum lagi isi Sepertinya otak yg meletup-letup bak kembang api tahun baru. Sampai Anda dibuat bingung sendiri: trik apa yg harus dipelajari dulu ya? . Hmm, sensasinya mirip dengan seorang yg memenangkan lotere, kemudian bingung mau diapakan rejeki monplok ini.

Letupan-letup misteri berkecimpung dalam otak kita; manipulasi, ilusi, susi, sexy, mentalis, panggung, penonton, jas wow!! Wow!! . Bercampur aduk seperti ada sutikkan hormon dalam setiap mili darah kita dan akhirnya ada terbalut dengan kreatifas manusiawi yg dahsyat. Maklum, kita sendang digesek mindset, paradigma untuk menjadi didesign oleh alam guna menjadi sang magician sejati.

Sensasi ini menjangkiti kita bertahun-tahun. Sehingga pada saatnya kita dipertemukan dengan ruang kosong, hampa dan pekat. Merasakan penurunan semangat 45 tadi. “Aku harus seperti apa? Kemana aku harus melanjutkan profesi ini, dan apa, dan apa? Ahhh!!! Aku tak tahu…

Letupan kembang api dalam otak kita menurun, api, suara ledakkannya semakin lama semakin mengecil. Suara hati penyemangat kita seperti tertidur, hm, mungkin saja dia mati!

Tapi..

Tenang! Tarik nafas, hembuskan perlahan-lahan. Bahwa…. inilah masa transisi kita, dimana Anda bukan lagi menjadi pemburu trik-trik sampah, tapi berevolusi menjadi makluk tanggu, true magician!! The ilusion is born. Of course, it’s you.

Ada diperkenalkan dengan fase penggalian karakter, potensi diri, pemburu triks killer, the meaning of magic, the true art of magic dan pergantian dari darah manusia awan menjadi darah murni conjurer…. Sayangnya, di Fase inilah banyak para magician runtuh, menyerah dan akhirnya berteriak-teriak kesana-kemari, sambil bersabdah bahwa sulap itu adalah sebatas trik tidak lebih tidak kurang; bongkar sana-bongkar sani. Mirip anjing melolong tak tahu siang dan malam. Aih, betapa nistanya mereka.

Beruntunglah Anda, pembaca artikel singkat ini, bahwasannya, ada sudah melewati rintangan terbesar dalam duri-duri tajam kecintaan kita pada dunia magic. Lihatlah sekarang, kulit anda menebal, mengapal, dan lebih percaya diri dan berbeda dengan para anjing nista, bahwa “Akulah pecinta magic sejati yg pernah diciptakan oleh semangatku sendiri dan telah bergelut dengan sisi takdir manusia negatif” welcome to the real word of magic…

NB: Dan next evolusi Anda adalah laut-merah-darah-showbizz. Saya akan bahas fase showbiz dikesempatan yang lain..

Salam,

Jerry Gogapasha.

No hurt is no heart is no feeling