Kebakar Api Sulap

Ketika kita terpanggil pertama kali jadi magician, itulah titik tolah kapasitas “semangat 45” kita benar-benar membara, siapapun yg mendekat akan melepu jadinya. Belum lagi isi Sepertinya otak yg meletup-letup bak kembang api tahun baru. Sampai Anda dibuat bingung sendiri: trik apa yg harus dipelajari dulu ya? . Hmm, sensasinya mirip dengan seorang yg memenangkan lotere, kemudian bingung mau diapakan rejeki monplok ini.

Letupan-letup misteri berkecimpung dalam otak kita; manipulasi, ilusi, susi, sexy, mentalis, panggung, penonton, jas wow!! Wow!! . Bercampur aduk seperti ada sutikkan hormon dalam setiap mili darah kita dan akhirnya ada terbalut dengan kreatifas manusiawi yg dahsyat. Maklum, kita sendang digesek mindset, paradigma untuk menjadi didesign oleh alam guna menjadi sang magician sejati.

Sensasi ini menjangkiti kita bertahun-tahun. Sehingga pada saatnya kita dipertemukan dengan ruang kosong, hampa dan pekat. Merasakan penurunan semangat 45 tadi. “Aku harus seperti apa? Kemana aku harus melanjutkan profesi ini, dan apa, dan apa? Ahhh!!! Aku tak tahu…

Letupan kembang api dalam otak kita menurun, api, suara ledakkannya semakin lama semakin mengecil. Suara hati penyemangat kita seperti tertidur, hm, mungkin saja dia mati!

Tapi..

Tenang! Tarik nafas, hembuskan perlahan-lahan. Bahwa…. inilah masa transisi kita, dimana Anda bukan lagi menjadi pemburu trik-trik sampah, tapi berevolusi menjadi makluk tanggu, true magician!! The ilusion is born. Of course, it’s you.

Ada diperkenalkan dengan fase penggalian karakter, potensi diri, pemburu triks killer, the meaning of magic, the true art of magic dan pergantian dari darah manusia awan menjadi darah murni conjurer…. Sayangnya, di Fase inilah banyak para magician runtuh, menyerah dan akhirnya berteriak-teriak kesana-kemari, sambil bersabdah bahwa sulap itu adalah sebatas trik tidak lebih tidak kurang; bongkar sana-bongkar sani. Mirip anjing melolong tak tahu siang dan malam. Aih, betapa nistanya mereka.

Beruntunglah Anda, pembaca artikel singkat ini, bahwasannya, ada sudah melewati rintangan terbesar dalam duri-duri tajam kecintaan kita pada dunia magic. Lihatlah sekarang, kulit anda menebal, mengapal, dan lebih percaya diri dan berbeda dengan para anjing nista, bahwa “Akulah pecinta magic sejati yg pernah diciptakan oleh semangatku sendiri dan telah bergelut dengan sisi takdir manusia negatif” welcome to the real word of magic…

NB: Dan next evolusi Anda adalah laut-merah-darah-showbizz. Saya akan bahas fase showbiz dikesempatan yang lain..

Salam,

Jerry Gogapasha.

No hurt is no heart is no feeling

Advertisements

3 Comments

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s