Menembus Normalisasi

Lebih dari 9000 kali saya gagal memasukan bola sepanjang karir saya. Hampir 30 pertandingan saya mengalami kekalahan. Dalam 26 kesempatan saya telah dipercaya untuk memasukan bola guna memastikan kemenangan, tapi saya gagal. Saya berulang kali mengalami kegagalan dlm kehidupan. Tapi justru itulah sebabnya mengapa saya menjadu org yg berhasil. (Michael Jordan)

Saya ada 13 boneka ventri tapi hanya Piko yg berhasil dikembangkan. Bayangkan jika saya gagal pada boneka ke 1 atau ke 2.

Semuanya melawati uji coba dan banyak cemohan. Terutama dari pihak keluarga dan teman. Mengapa buang waktu dan tenaga untuk mempelajari suara boneka? Mengapa tidak bisnis normal2 saja?

Setiap kali saya dicerca kalimat2 seperti itu saya selalu membuka dompet saya yang bertuliskan: Hindari kerumunan. Bangun pemikiran Anda sendiri. Jadilah pemain catur, bukan pionnya (Ralph Charell)

Oleh karenanya saya selalu termotivasi untuk menerobos segala kemungkinan. Karena saya percaya hukum quantitas. Semakin banyak berkreasi dan bertindak semakin jernih menentukan memilah2 mana yang bagus dan mana yang mesti disingkirkan atau diperbaiki.

Kedua, saya menolak “Practice make perfect”, tapi percaya “Right practice make perfect”

Advertisements

1 Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s