Sulap, Seni, dan Persahabatan

Saya terkadang ibah melihat dan mendengar ada beberapa komunitas kecil maupun besar saling bermusuhan!!

Pemicunya sangat abstrak sekali untuk di bahas. Yang jelas, toko utamanya lah yang seharusnya memberikan teladan pada antek-anteknya. Toko utama adalah panutan, yang diagungkan, yang di unggulkan, bahkan mejadi faham khusus bagi pengikutnya.

Nah, jika para toko utama belum bisa memahami arti seni maupun seni sulap itu sendiri, bagaimana jadinya seni atau seni sulap pada masa ke depan nantinya.

Sekarang, mari kita coba merenung, memandang seni sulap dari sudut yang jauh, seperti kamera poket yang bisa di zoom in maupun di zoom out. Coba lihat dari luar, lihat perkembangan sulapnya. Jika ada antek-antek (pengikut yang asal ikut) yang tidak dibekali oleh teory sulap maupun etika seni, mereka akan cenderung menciptakan jurang pemisah yang semakin lebar. Akibatnya, jika terjadi pertemuan yang tak disengaja di publik, maka tegur sapa adalah haram!

Yang seharusnya kita harus saling berjabat tangan dan saling memeluk bahu masing.

mengapa?

Karena kita adalah insan seniman, bukan geng bodoh, bukan pula aliran berotak sempit. Kita adalah seniman sejati, yang hanya berkorban untuk menciptakan keharmonisan dan letupan bahagia pada sesama individu (sesama pesulap)

Mari.. buang ego kita, lihat bibit mudah kita, jangan racuni kesalahan kita. Mari perbaiki dengan dengan menciptakan dan membimbing pesulap-pesulap mudah yang bersih dan berkualitas.

Saatnya merenung, apakah saya punya pesaing?, apa ada rasa sakit hati dengan pesulap X? Buanglah rasa itu, karena itu hanya racun egoisitas anda.

salam damai,

Jerry Gogapasha (Pesulap Cinta Damai)

Advertisements

Uji Kadar Sulap Anda

Kita, jika mungkin anda juga termasuk dalam habitat pesulap, biasanya selalu mempunyai ambisi untuk selalu memperbarui metode maupun efek sulap kita. Sampai-sampai kita hurus mengeluarkan materi berupa uang dan tenaga untuk bisa memuaskan telupan ambisi itu. Misalnya, sewaktu kita baru pertama kali belajar atau baru pertama kali mengenal getaran sulap, anda pasti akan berambisi tinggi untuk memiliki tumb-tip, SD (selubung Djempol) untuk dijadikan gimmick ampuh anda. Selanjutnya, Anda mungkin juga membeli burung puter putih untuk sekedar mengenal karakter burung tersebut maupun menginginkan si burung bersembunyi dalam lengan jas anda maupun kantong dalamnya. Semua usaha itu perlu materi, anda membeli SD ataupun memelihara burung putih juga tetap harus memberikan makan untuk si burung.

 

Itulah pengorbanan kecil- silahkan baca sisanya

Simpan Baik-Baik

LiveJournal Tags: ,

Ekonomi Indonesia perlahan-lahan tergerus oleh gelombang resesi global. Anda pasti tahu, semua harga barang naik tajam, pengngangguran sudah berdampak di setiap penjuru kota, pabrik-pabrik bersiap-siap untuk “gulung tikar”. Dampak fenomenal ini tidak hanya meradang di kaum ekonom saja, tetapi pada bisnis dan profesi sulap.

Lihatnya saja, kebanyakan toko-toko sulap online maupun offline (toko asli) di nusantara sudah sedikit berat untuk re-buying barangnya,  stock barang yang habis dibiarkan melompong. Mau tidak mau mereka harus menunggu keadaan sedikit membaik, ketika momentum itu tiba (dolar di rata-rata 10.ooo-an) mereka pasti akan melanjutkan pembelian whole-sale kembali.

Ironisnya, sampai kapan ekonomi stabil kembali? beberapa ekonom memprediksi paling cepat, untuk pulih sedia kala, pada bulan-bulan akhir setelah pemilu. Itupun prediksi jangkah pendek. Realitasnya pada tahun 2011-2015 ekonomi dapat melandai kembali. *capek dech!* baca sisanya!

Tersedia Forum Sulap Komsensus

Halo, pembaca budiman, selamat datang di blog kami.

Ini hanya tempelan Announcement saja, bahwa komsensus telah mempunyai forum yang dialamatkan http://www.komsensus.ning.com (forum gratisan) sesekali waktu berkunjunglah dan turut sertalah meramaikan forum tersebut. Kami pasti menghargai usaha dan apresiasi anda.

screen Shoot KomsensusMagical your,
Jerry Gogapasha
http://jjmagic.com (my personal webblog)

Aktualisasi Diri! (Di forum baru)

Bukan apa yang kamu harapkan dari CLUB tapi apa yang bisa kamu perbuat untuk CLUB  – SUCAHYO (Spirit Show Magician)

Quote menarik untuk membuka awal tulisan ini. Kandungannya harfiahnya ialah apa yang harus saya lakukan jika sudah menjadi bagian club? apa yang harus saya sumbangkan kepada dunia seni sulap serta untuk bisa menambah letupan-letupan kecil guna memajukan club anda? Temukan jawabannya di bawah ini:

Buanglah ke-EGOIS-an ANDA!

Jika anda sudah mempunyai paradigma seperti itu, tidak menutup kemungkinan egoisitas, keangkuhan, dan mengesampingkan prinsip win-win solution akan meleleh dari dalam diri anda. sehingga berlanjut pada aktualisasi diri; apa yang bisa saya sumbangkan untuk clubku (IBM 321)?

Mari Berkorban untuk Sesama

Langkah kecil untuk bisa anda perbuat semisal, mencari topik (seputar) untuk didiskusikan di depan anggota maupun pengurus. Mencari tip-tip sederhana yang pantas di sharing ke semua anggota dan non-anggota.

Korbankan waktu dan usaha untuk seni sejati anda; sulap!

Saling Membantu

Dalam club, kita dituntut untuk dapat saling membantu, mengayomi, menuntut satu dengan yang lain. Jangan membiarkan persaudaraan sesama pesulap ini menjadi terpencar oleh adanya egoisitas dan keinginan untuk lebih menonjolkan diri.

Berani bertindak

Bertindak positif untuk memajukan fondasi  clubs. Seperti apa yang dilakukan oleh salah satu member kita bulan lalu, Pak Bin, dengan tekat dan ketegasan penuh beliau mengundang photographer kemudian di proses cetak  sebagai snapshoot pribadi anda dalam member card IBM 321. Pak Didi pada kunjungan sulapnya ke Jogja dan sekitarnya. Pak Cahyo yang menjaga keutuhan club IBM 321. Sekarang waktunya anda juga bertindak.

Ekspresikan diri anda

Dalam blog ini saya telah membuat sebuah link pada sebuah situs, yang mana di dalam situs tersebut sudah tersedia bermacam-macam fitur menarik yang dapat ada jadikan media berinteraksi dan berkomunikasi secara fleksible alias bebas. Nama fitur yang sudah saya buat tidak jauh berbeda dengan blog ini yaitu www.komsensus.ning.com.

Mengapa saya buat situs itu (www.komunitas.ning.com)?

Pertama, apresiasi saya kepada dunia seni sulap. Hutang saya kepada seni sulap yang belum terbayar. Seni sulaplah yang membuat saya dapat belajar pada hakikat kehidupan, menafkahi saya (sejak SMP hingga gelar  S1 saya, S.Pd)  dan kini, mencukupi keluarga saya.

Kedua, kepada rekan-rekan sesama pesulap, terutama kepada pesulap senior(guru) saya: Sucahyo, Widodo,  Tanadi Santoso, dan Mustafa, yang membimbing dan mengajari saya berkarya hingga saat ini. Saya tak’kan melupakan jasa beliau sampai kapan pun. *mungkin dengan blog ini lah saya bisa menyicil terima kasih itu*

Terakhir, saya berkeinginan kuat pada (komunitas pesulap) dapat selalu berpegangan erat satu dengan yang lain setiap waktu, tidak hanya setiap bulan pada Minggu ke-tiga, setiap hari Rabu-nya saja, tapi setiap saat, m elalui jendela blog ini www.komsensus.wordpress.com maupun di  www.komsensus.ning.com Agar kita bisa saling berbagi (sharing) secara positif, berekspresi lewat media: blog,buku, komentar, dan lainnya. yaitu salah satu cara dengan terhubung oleh dunia maya dalam situs berikut.

Caranya?

Fitur baru untuk berdikusi via forum maupun komentar.

Pertama, ketikan url dengan tulisan http://komsensus.ning.com

2. Isi form pendaftaran dengan mengisikan email, nama, dan sebagainya. Untuk apa emailnya?clip_image001 Yaitu untuk menjamin jika sewaktu-waktu anda kehilangan password dari otak anda! *catat*

3. Klik sign Up

4. Upload (tarik) foto dari komputer, flashdisc, harddisc anda pada situs ini untuk menjadi avatar anda. Pembaca ingin melihat wajah asli anda. (bukan untuk fantasi se****al loh..)

clip_image0025. Selesai. Sekarang Anda bebas! bisa kirim pesan, buat blog sendiri  untuk curhat, kasih komentar, pasang foto sendiri  (jangan yang pic.bugil, kecuali cewek, oke)

Salam Hormat

Jerry Gogapasha S.Pd

Perang Sulap Vs Ekspansi Sulap

Duel yang terjadi di acara RCTI The Master menghangatkan nuansa sulap kita kembali. Maklum dalam beberapa bulan ini, semenjak Sang Illusionist Indonesia menikah, gonjang-ganjing sulap di pertelevisian melembek. Paling santer, aksi pesulap bertopeng yang di running berulang-ulang, sepertinya tidak puas dengan menguak mata pencarian rahasia pesulap.

Kembali ke The Master, dengan durasi tayang 4 jam (perhitungan dari insan sulap kita, Hartono) termasuk jeda iklan, benar-benar telah menabur genderang! Bahwa gelegar sulap sudah mulai bernafas kembali. Tapi sayang, acara tersebut sedikit melukai para pencinta Puzzle rubik Blindfold (tutup mata, baca www.virkill.com dalam tutorialnya).

Dilain sisi, ada yang berpendapat, bahwa, genderang yang ditabuh Deddy, juga menggaungkan nama komunitas, terutama komunitas pencinta rubik (yang terkesan baru, sulit,  dan sedikit yang mendalami talen ini). Dengan adanya acara The Master, para cubers -nama lain dari pencinta rubik- mulai terketuk untuk lebih intens bersharing ria dengan sesama cubers. Baca pada (www.rubikku.ning.com)  untuk melihat dialog-dialog mereka dalam forumnya.

Ekspansi Sulap

Jauh-jauh sebelum penayangan acara duel-duelan sulap di RCTI. Komunitas kita, IBM ring 321 telah menyatakan akan berekspansi dalam misi perdamaian dunia, berkelana ke beberapa kota (Solo, Jogja, Semarang) untuk membawa misi sulap sejati. Layaknya duta besar negara yang berinisiatif menjabat tangan serta memeluk pesulap luar kota; pesulap-pesulap undergroud juga menjadi agenda mereka. Penggegas misi ini adalah bapak Paulus S. Sentana (Presiden IBM 321).

didi close up copyDapat di ambil kesimpulan bahwa komunitas Surabaya dalam mengemban seni, terutama seni sulap yang tidak bisa dinilai mungil, tapi dedikasi akan seni ini berada dalam prioritas utama beliau.

Harap saya, penulis, kepada pesulap, cubers, ventriloquists, mentalists, illusionists, yang berada di kota-kota target kunjungan beliau, silahkan memberikan sambutan hangat dengan mengatasnamakan seni sejati. Minimal, via sms sebagai apresiasi, ke nomor GSM; 081330352060. Jika waktu mengizinkan, beliau akan mengunjungi tempat anda berada.

Salam,

Jerry Gogapasha (gogapasha.wordpress.com)

Demam Panggung???

Menunggu di sayap panggung sebelum tampil bicara bisa sangat menegangkan. Memikirkannya saja mematikan banyak pembicara bahkan sebelum mereka memulai berbicara.

Para pesulap menggunakan berbagai teknik persiapan dan relaksasi yang sama dengan yang digunakan oleh mereka yang merupakan artis teater (Steve Cohen dalam bukunya: Memukau Audiensi dengan Pengaruh dan Karisma)

Saya sering digelontor pertanyaan dari orang awam maupun para pesulap, perihal psikologi diri; bagaimana cara mengatasi demam panggung?

Terus terang, saya sedikit bingung untuk menjawabnya. boro-boro ingin memberikan jawab pas, saya sendiri pun jika dihadapkan dalam keadaan (baca: show)  tertentu  masih juga terjaring dengan apa yang dinamakan demam panggung.

Nah, mungkin anda, yang sudah maupun telah mengalaminya. Adakah tips dan trik yang bisa di share dalam blog ini?

Silahkan memberikan komentar di sini.