Demam Sulap (The Master)

Meledaknya The Master sebagai acara unggulan reality show telah memukul telak para skeptic sulap. Dimana-mana kata “Joe Sandy dan Limbad” selalu berdendang di setiap mulut para awam. Para pembenci sulap (yang hanya melihat sulap sebelah mata) sekarang, mulai bergeser perspektif nya ke arah positif. Mereka selalu menanyakan perihal sulap hingga ke dalam poin-poin penting, misalnya: “Apakah sulap itu asli sebuah ilmu, indera ke enam, kekuatan supranatural, hingga masalah rahasia (awam menebak-nebak) adanya campur tangan IT dalam aksi para pesulap the Master.

Apapun persepsi dan misteri awam, seni sulap sekarang berada di atas angin. Contoh misal: setiap kali saya show, awam tidak lagi menilai penampilan kita sebagai “tukang” sulap, melainkan jauh dari,  kita dipandang seperti orang super, satu atau dua tingkat di atas awam sendiri

Sensasi sulap saat ini berdiri tegak, berkibar, menyuarakan bahwa; sulap adalah unsur seni yang telah menelan pengorbanan, waktu, materi, pikiran, bahkan nyawa (Lihat The Master sesi I). Tidak dapat dipungkiri, bahwa acara ini telah menuang sukses! Mengangkat derajat sulap ke level seni tingkat tinggi.

Jadi, tidak pantas jika kita tidak mengucapkan terima kasih kepada Deddy dan Romy atas suksesnya konsep the master ini. Mereka memboster seni ini, meningkatkan persepsi orang awam atas seni kita.

Sekarang, Bagaimana menurut pendapat anda?

Advertisements